Kamis, 12 Januari 2012

I'm with Cancer

Mengingat kampus gue yang udah libur dan banyak temen yang dikampusnya malah baru mulai uas, gue hanya menghabiskan waktu dengan ngebabu dirumah dan dvd marathon atau sekedar pergi sendiri tapi ga ada tujuannya. Sebelum benar benar libur, gue nyempetin diri buat beli dvd dikober. Tapi gue ga beli banyak banyak, soalnya dirumah juga banyak dvd yang ngantri buat ditonton. Akhirnya kemarin gue cuma ambil 5 dvd, ada 'Yes Man' dan 'Mr. Popper's Penguin' yang ada Jim Carey nya, gue ambil karena gue suka dia haha. Terus 'Real Steal', '50/50', 'When in Rome'. Belum semua gue tonton karena gue nontonnya bergilir sama dvd yang lain dan kegiatan ngebabu yang cukup menguras banyak waktu. Sepertinya daripada ngebahas isi hati yang ga karu karuan, untuk beberapa hari ini sepertinya gue mau ngereview dvd yang abis gue tonton aja.



Nah, yang baru gue tonton banget itu 50/50, yang main Joseph Gordon-Levitt as Adam Learner, umurnya masih 27 tahun, muda, yah seperti pemuda biasa dia juga punya pacar yang cantik, Rachael. Ibunya tinggal terpisah, ia mengurus suaminya, ayah Adam yang sakit Alzheimer. Untuk beberapa minggu, Adam ngerasa sakit dibagian punggung, dia rasa cuma sakit biasa karena kecapekan, tapi karena sakitnya ga ilang-ilang dia pergi ke Rumah sakit. Ternyata, Adam punya terkena kanker dibagian punggungnya. Adam pun kaget dan kehilangan semangat hidup.

Orang yang paling pertama ia beritau adalah Rachael, Adam menyuruh Rachael buat pergi aja cari yang lain karena ia menganggap hidupnya udah ga lama lagi, kesempatannya untuk hidup hanya 50/50. Tapi Rachael tetap bertahan. Sahabat Adam, Kyle tak percaya atas apa yang menimpa sahabatnya itu. Ia malah membuat pesta perpisahan dengan banyak temannya seakan Adam akan meninggal besok. Menurut gue part ini adalah bagian paling konyol.

Yang berat adalah ketika harus mengabari ibunya tentang penyakit itu. Ia tak tega memberitaunya, ibunya sudah cukup repot dengan menjaga ayahnya yang sakit Alzheimer. Tapi akhirnya terucap juga. Ibunya mempercayakan Adam pada Rachael mengingat mereka memang sudah hidup serumah. Tapi suatu hari Kyle memergoki Rachael bersama pria lain. Haha nih part ini, klise banget, pasti bakal begini, ketebak banget. Akhirnya, Adam yang keadaannya makin parah semakin terpuruk keadaannya. Kurus, botak, pucat. Kondisi fisiknya juga makin lemah pasca Kemoterapi.

Temen ngobrol Adam ya cuma Kyle dan Katie (therapist Adam). Hubungan Katie sama Adam makin dekat pasca pengkhianatan Rachael. Katie yang memang seorang Therapist, selalu bisa menenangkan Adam yang takut akan mati dan sudah muak dengan apa yang ia jalani. Sampai satu momen dimana kanker Adam ternyata tak terpengaruh dengan Kemoterapi yang udah dijalanin, jadinya harus segera dioperasi kalo ga mau menjadi semakin berbahaya. Tapi operasi ini benar-benar penuh resiko, jika gagal nyawa Adam jadi taruhannya. Sebelum masuk ruang operasi, itu adalah momen yang cukup mendalam, layaknya sebuah perpisahan karena tidak ada yang tau apakah operasi itu akan berjalan lancar atau gagal.

Selanjutnya nonton sendiri aja ya :p

Naaah, pokoknya kurang lebih begitu deh sinopsisnya. Filmnya sih emang drama banget dan sepertinya cewek-cewek pasti suka film macem ini. Ga sedih sedih banget sih, cuma ya cukuplah untuk memacu beberapa bulir airmata haha meskipun agak kurang gereget gimana gitu. Tapi bagus juga sih ini film, jadi bisa ngingetin kita bahwa apapun kepada siapapun dimanapun dan kapanpun hal ini bisa terjadi.

.annisaauliajustmine

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar