Selasa, 27 Maret 2012

sweet revenge



pernah merencanakan balas dendam?


sambil iseng iseng, gue buka catetan jaman semester 2 di kelas mityun (mitologi yunani). Gaia menikahi uranus kemudian Gaia melahirkan 12 titan. Salah satu dari titan tersebut adalah Uranus yang kemudian menjatuhkan ayahnya sendiri dan menikahi saudaranya sendiri, Rhea . Karena Cronus telah berani membunuh ayahnya, ia dikutuk bahwa ia akan dibunuh oleh keturunannya sendiri. Karena khawatir dengan kutukan tersebut setiap kali Rhea melahirkan, Cronus selalu menelan anaknya. Rhea yang sedih karena anaknya tidak diberi kesempatan untuk hidup, maa Rhea merencanakan sesuatu. Pada kelahiran anaknya yang ke-6, ia menyembunyikan anaknya dan mengganti anak itu dengan sebuah batu yang dibungukus kain yang kemudian diberikan kepada Cronus.

nah, anak ke 6 inilah yang sering kita dengar dan familiar banget di dunia mitologi yunani, yakni Zeus. Zeus dipersiapkan untuk kelak melakukan pembalasan atas apa yang dilakukan ayahnya tersebut. Setelah disembunyikan Rhea, Zeus dilarikan ke pulau Kreta dan kemudian diasuh oleh seorang Nymph dan seekor kambing. Selama diasuh di pulau Kreta, Zeus terus dipersiapkan agar ketika dewasa kelak, ia bisa membalaskan dendam ibunya kepada ayahnya, sehingga ia bisa bertemu dengan saudara-saudaranya yang dimakan oleh ayahnya. Zeus dilatih untuk memanah dan berbagai pelajaran yang dapat membuat dirinya kuat. Hingga ketika dewasa, Zeus dijadikan pelayan Cronus, namun sang ayah tidak menyadari bahwa pelayan tersebut adalah anaknya. Pasa satu hari, Zeus menaruh racun dalam minuman Cronus sehingga dia mual dan memuntahkan ke 5 saudaranya. Akhirnya mereka bisa bertemu dan berkumpul bersama.


bisa diliat kan, untuk melakukaan sebuah proses pembalasan dendam tentunya ga boleh asal. harus ada strategi dan proses yang ga sebentar, meskipun strategi Zeus kok kayaknya cetek amat ya mau ngeracun aja pake belajar bela diri, memanah segala -..- . jadi, sebelum mulai action lo, lo harus benar-benar yakin bahwa lo udah menguasai benar kemampuan lo, susun strategi se apik mungkin. mentang-mentang judulnya pembalasan dendam, bukan berarti macem sinetron ind**iar 'dendam nyi pelet' yang melotot melotot itu. menurut gue bales dendam yang bisa berakhir indah biasanya 'mengalahkan secara tidak sadar'. gimana ya maksudnya ya? pembalasan dendam, ga harus tersurat, malah kalo tersirat lebih gimana gitu. macem teori drama Aristoteles yang mengagungkan Katastrophe, patahkan anggapan yang selama ini menjadi stereotipe. kalo biasanya orang lewat jalur A maka lo harus lewat jalur B. jadi orang yang mau lo balas agak-agak ga sadar gitu loh kalo kita pengen bales dendam, jadinya dia slow aja. tau tau JEDAR gitu, lo bawa sesuatu yang baru dari diri lo tapi itu bisa menghentak dia dan membuat dia menyesal. semacem mempermainkan bawah sadarnya kali ya. gimana? udah agak jelas?

intinya, lo harus menunjukkan bahwa lo juga bisa jauh lebih baik dari dia. tapi pelan pelan, ga usah terburu-buru. yah macem di film film lah, jagoan biasanya menang belakangan. jadi sabar aja dulu, simpan amunisi yang banyak. kalo udah siap, hentak dia dengan keberhasilan lo. nanti dia pasti nyesel. pembalasan lo berhasil, dia ga akan terluka dengan pembalasan yang lo buat hanya saja pastikan dia menyesal. itu dia, buat dia menyesal. gue rasa hal ini ga dosa. karena lo membuat diri lo lebih terpacu lagi, jadi lebih baik tentunya. toh ga ngerugiin orang lain juga kan? mungkin hanya memberikan sedikit 'kejutan' buat dia. kejutkan dia bahwa kamu bisa.


.annisaauliajustmine





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar