Rabu, 09 Januari 2013

Bukan punyamu

Kehilangan. Siapapun pasti pernah kehilangan, entah itu barang, orang atau mungkin perasaan. Selama hidup 19 tahun semua hal yang (gue pikir) milik gue, datang silih berganti, hilang satu berganti dengan yang lain.

Kadang kehilangan bisa kita antisipasi, dengan memberi perhatian lebih mungkin. Tapi ada juga beberapa hal yang ga bisa kita antisipasi kehilangannya.Karena memang sudah takdirnya.

Suatu hari handphone gue hilang beserta kenangan di dalamnya. Gue udah berusaha menjaga barang itu sejak SD kelas 6 sampai SMA kelas 2. Cukup lama. Karena waktu yang lama itu gue merasa memiliki, merasa handphone itu adalah milik gue seutuhnya. Setelah sekian lama bersama, gue menganggap bahwa ia ga akan pergi, rusak atau pindah tangan ke pencopet. Tapi nyatanya dia lenyap juga. 

Sombong. Itu masalah utamanya. Manusia (dalam konteks ini, gue) merasa sombong, congkak, angkuh. Berpikir bahwa apa yang dimiliki saat ini di dunia adalah miliknya. Posesif dengan apa yang dimiliki. Hingga tiba di saat apa yang dimilikinya hilang, bisa-bisa stress dan gila sendiri. 

Manusia sudah terlalu jauh melangkah. Lupa kalau apa yang dimiliki sekarang itu cuma titipan. Titipan dari yang Maha Segala. Sesuatu yang sifatnya hanya titipan nantinya akan kembali pada pemiliknya bukan? Tugas kita sebagai yang dititipkan hanya sebatas menjaga titipannya kan? Jadi jika sewaktu-waktu titipannya diambil, seharusnya kita ga boleh marah, harus ikhlas.

.annisaauliajustmine

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar