Sabtu, 05 Januari 2013

neue Schwester


It's already 5th January! Warum vergeht die Zeit sehr sehr sehr schnell? Time flies like a roller coster! Cepet banget waktu berjalan, perasaan baru kemarin taun baru. Tapi yaa mau apa dikata, waktu terus berjalan dan tak akan menunggu. Sebisanya kita memanfaatkan dan mengisi waktu dengan hal-hal baik aja :)

So, di awal tahun dan awal bulan ini alhamdulillahnya gue bertemu banyak inspirasi dan dapat banyak wejangan untuk bekal menghadapi tahun 2013 *tsaaah*. Ibaratnya nih di tahun ini identitas gue udah berubah total dari nisa yang dulu, jadi harus bisa berbuat lebih baik di segala sisi dan juga berbuat lebih banyak. Aamiiin.

Kemarin akhirnya jadi juga ketemu sama Kak Tia :"). Kakak ini fix aku jadikan role model hidupku. Awal mula perkenalanku dengannya adalah karena diajak mama untuk datang ke pernikahan seorang anak temannya, dan itu pernikahannya kak Tia. Beliau ini usianya masih muda banget, waktu itu usianya masih 21 tahun. Tau alasannya mengapa aku menjadikannya role model hidupku? 1. Aku memimpikan untuk bisa mencicipi studi di Jerman, dan dia kuliah di sana. 2. Aku ingin menikah muda, dan dia menikah di usia 21 tahun, selain itu ia juga shalehah tampak anggun dan cantik dengan hijabnya. Sepertinya ga ada alasan lain untuk tidak mengaguminya. Aku melihatnya sebagai cerminan hidupku di masa depan (aamiiiin). 

Saat ini kak Tia sedang pulang ke Indonesia, tapi ga sekedar main-main, dia juga sambil Praktikum. Di saat sedang liburan gini, kak Tia mau menyisihkan sedikit waktunya untuk sharing sama aku, duuuh seneng banget rasanya karena selama ini kami hanya berinteraksi lewat dunia maya mengingat jarak Jerman-Indonesia yang jauh banget hehe. 

Me and Kak Tia, schoen ne? ;)

Setelah beberapa kali merencanakan bertemu tapi gagal akhirnya kemarin jadi juga kami bertemu. Jam 1 siang aku meluncur dari Florida ke Amerika rumah kak Tia dan having lunch di Pizza Hut bersama Meta (adik kak Tia yang masih kecil tapi manis banget) meskipun hujan, hajaaar. Awalnya yaa masih agak canggung, namanya juga baru pertama bertemu hehe, selanjutnya sih perbincangan kami berjalan mengalir asik. Denger cerita hidup kak Tia seru banget. Banyak hal yang aku idamkan darinya seperti kuliah di Jerman dan menikah muda, yang ternyata tidak didapakan dengan jalan yang mudah. Kesulitan, krikil hidup ibaratnya udah jadi cemilan sehari-sehari kak Tia ketika lagi ada di masa-masa terpuruk. Tapi buktinya usaha, keyakinan dan keteguhan hatinya bisa mengantarkan ia menjadi ia yang sekarang. Tempaan hidup yang berat mengubah pribadinya menjadi lebih mandiri, menjadi percaya bahwa apa yang ga mungkin itu hanyalah hal yang mungkin tapi tertunda. 

Sejujurnya masih terselip sesal perihal batalnya rencana studi di negri itu, tapi setelah bertemu kak Tia, aku jadi bisa menerima kegagalanku itu hanyalah sebuah rencana yang tertunda, pasti akan ada waktunya ke sana, exchange atau S2 mungkin? Ia memberikan pandangan bahwa ga semua yang inginkan bisa diraih dengan mudah, semua butuh usaha keras. Jika kita mau terus berpegang teguh dengan apa yang kita inginkan pasti dapet kok, meskipun banyak halangannya, Allah juga pasti akan memberikan bantuan :) 

Selama perbincangan muncul terus ungkapan "Ohya kak? Masasih? Wah bisa gitu ya?". Banyak ilmu yang bisa didapat dari lunch yang cuma 2 setengah jam itu. Bertemu kak Tia membawa inspirasi untuk hidup dan melakukan semua hal lebih baik lagi. "Masih banyak kesempatan dan terus semangat, Nisa", begitu ujarnya. Well, since i dont have any sister, aku merasa seperti punya sosok kakak perempuan yang sangat ideal untuk dicontoh, senang sekali bisa bertemu dengan sosok seperti kak Tia, lebay sih tapi memang seperti itu rasanya hehe. 

Semoga ketika suatu hari nanti kalo aku liat tulisan ini lagi dan semangatnya lagi down bisa up lagi. Danke schoen kak Tia untuk sharingnya yang instiratif sekali. Good luck untuk perkuliahannya dan semoga selalu bahagia dengan pernikahannya :))

doakan aku cepat menyusul #eh
.annisaauliajustmine

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar