Senin, 11 Februari 2013

Konsep tangan atas-bawah

Tangan di atas lebih mulia daripada tangan di bawah

Setuju kan dengan pernyataan ini? Lebih mulia si pemberi daripada si penerima. Pada kenyataannya, kamu lebih sering menjadi si tangan atas atau yang di bawah? Konteksnya tak sebatas materi. Seorang dosen bijak bercerita, ketika ia datang di suatu pagi ia merasakan kenikmatan melihat dan merasakan halaman parkir yang bersih dari daun-daun yang gugur semalam, yang bersih dari sampah yang berserakan. Dan sepagi itu ia sudah merasakan bahwa dirinya hanyalah si penerima, si tangan di bawah. Lalu siapa si pemberi, si tangan di atas? Para petugas kebersihan. Mereka memberikan kenyamanan dalam rupa kebersihan halaman, sesederhana itu. Dan seketika dosen tersebut merasa, ia tidak jauh lebih mulia daripada petugas kebersihan yang telah memberi di mulai sejak pagi. Gue rasa petugas kebersihannya pun ga akan merasa bahwa dia ternyata derajatnya lebih mulia karena sudah melakukan hal sesederhana itu. 

Kemudian gue mikir, ternyata sepanjang gue hidup, lebih banyak gue rasakan diberi daripada memberi.   

Pesan penting untuk harus dilakukan di esok hari: 
Selalu berusahalah untuk menjadi pemberi, meskipun kadang kita tidak menyadari telah melakukannya

.annisaauliajustmine

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar