Minggu, 22 Desember 2013

Rencana yang dipertanyakan

It's December again, Fellas! Masih agak ga percaya sebenarnya. Entah ini saya yang aneh, atau mungkin di antara kamu ada yang juga merasa bahwa kita melewati hari secara berulang-circular, bukan maju. Maksudnya gini, ini hari senin, saya sudah punya gambaran dan jadwal rutin tentang apa yang akan dijalani hari ini, kemudian saya tenggelam dengan kegiatan tersebut hingga hari seninnya habis dan besok saya akan ketemu hari selasa dengan jadwal yang sudah tersusun pula dan begitu hingga hari-hari ke depan. 

Karena rutin, rasanya hidup ini berjalan berputar dan selalu berbalik arah, bukan maju ke depan yang ga akan mundur ke belakang. Belum lagi  kisah saya yang masih saja berkutat dan terbelit rangkaian memori manis-pahit satu tahun ke belakang yang tidak jelas akan kembali merajut atau menyelesaikan tanpa tunggu selesai.

Tapi untungnya saya segera tersadar, kalau alur hidup itu ya maju. Memang ada kalanya mengingat masa lalu, hanya saja jangan berlama-lama. Ah, terlalu bertele-tele, Nis! Maju ya maju, jangan mundur lagi.*Barusan yang bicara itu Super-Ego.

Rasanya tahun ini ga boleh cepat beranjak. Kenapa? Karena bulan depan saya akan berusia 21. 
OH, WELL, LET ME REMAIN YOU. DUE TO YOUR PLAN, YOU'LL MARRY SOMEONE ON YOUR 22th, RIGHT?

Hahaha mamam deh tuh jebakan betmen. Itu artinya dua tahun lagi saya akan menikah. Dulu waktu buat perencanaan hidup, entah kenapa saya memilih angka 22 sebagai usia dimana saya akan melangsungkan pernikahan. Tidak ada yang spesial dengan angka itu, entah mengapa randomly angka itulah yang saya pilih. Sekarang tinggal bingungnya aja mau jawab apa tiap mama-papa tanya tentang rencana yang dulu pernah digaungkan ini. Jujur sih jadi nyesel pernah buat rencana tanpa teori. *maklum, saya mabok penelitian semester ini, 3 penelitian dalam 1 semester. tapi saya jadi belajar, bahwa untuk melakukan sesuatu harus ada basis/teori yang kuat dulu untuk mempertanggungjawabkan tingkah yang dibuat.

Jadi, menannggapi rencana saya itu, saya ndak bisa berbuat apa-apa. Ya pasrah aja. Ndak usah ngoyo. Yang penting belajar yang bener, nabung, lulus tepat waktu, travelling, kerja, bikin bisnis, bahagiain orang tua, nah kalo udah keturutan semua baru deh menapaki langkah selanjutnya. Semoga aja semuanya bisa terurai dan selesai satu-persatu :)

Sepertinya ada hadiah yang menunggu saya di tahun 2014 mendatang. Sudah tercium baunya, semoga saja hidung saya tidak salah menghidu ya. 

.annisaauliajustmine

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar