Minggu, 26 Desember 2010

hidup dan mati

memang,

hidup tak selamanya indah, tak selamanya sesuai dengan kehendak, tak selamanya memihakmu.

tetapi perlu diingat bahwa,

hidup tak selamanya sengsara, tak selamanya akan memusuhimu, tak selamanya membencimu.

jumat lalu gue dikejutkan oleh sebuah kabar buruk yang datang dari seorang teman dekat gue di sma. gue dapet kabar kalo ayah dari temen gue meninggal setelah sholat subuh. gue terdiam untuk beberapa saat. sungguh ga bisa dipercaya, sekarang temen gue jadi seorang yatim. gue berpikir apakh dia sudah berpikir sebelumnya bagaimana rasanya jadi seorang yatim? atau apakah sudah siap menjadi seorang yatim? semua pertanyaan itu akhirnya gue tujuin buat diri gue sendiri. apakah gue udah siap jadi seorang yatim? tunggu, bukan begitu seharusnya apakah gue akan siap dengan hal apapun yang akan dirubah oleh takdir?

life is round, sometimes we are in the top but sometimes we are in the bottom. bila kau merasa hidupmu indah karena selalu memihakmu maka ingat dan ketahuilah bahwa hidup juga bisa berlaku kejam kepadamu dengan memberikan pilihan hidup yang menyudutkanmu. gue sering merasa terlalu senang dan puas dengan apa yang ada dihidup gue dan melupakan bahwa sesungguhnya gue bisa dengan begitu saja langsung merasakan kesedihan dan keterpurukan yang amat sangat. kadang gue juga berpikir berapa lama kita akan hidup didunia ini? tak akan selamanya bukan?

takut mati. apa kalian takut mati? jujur gue takut mati karen ague belum siap menghadap Tuhan dengan amal yang gue punya, dengan dosa gue yang ah bahkan tak akan sanggup ternilai. pernah gue berpikir, mengapa orang takut mati? padahal mati merupakan sebuah fase yang lebih tinggi menuju kehidupan yang lebih abadi.

kapan kita akan siap? siap menghadap sang khalik. akankah gue ditinggal atau gue yang akan meninggalkan terlebih dahulu? apakah sudah siap meninggalkan? atau apakah sudah siap untuk ditinggalkan? tak akan pernah ada kata siap. karena semua datang tiba-tiba. huh, senang rasanya gue bisa menumpahkan semua yang ada diotak gue sejak beberapa hari yang lalu. Tuhan semoga kau dapat memberikan semua jawaban dari pertanyaan yang telah kuungkapkan tadi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar